Jajaran planet kerdil ditata
surya kembali bertambah dengan dimasukkannya objek baru yang diberi nama
HAUMEA. Objek yang ditemukan pertama kali pada tahun 2005 berada disatu kawasan
dengan Pluto.
Haumea diambil dari nama Dewa Bumi dan kesuburan yang
diyakini penduduk asli Hawaii. Nama tersebut dipilih Himpunan Astronomi
Internasional (IAU) dalam kongres terakhir diparis. Objek tersebut merupakan
planet kerdil kelima setelah Pluto, Ceres, Eris, dan Makemake.
Planet kerdil merupakan kelompok baru yang ditetapkan IAU
untuk mendefenisikan objek yang tidak masuk dalam jajaran planet. Definisi
tersebut ditetapkan sejak dua tahun lalu setelah IAU mengeluarkan Pluto dari
kelompok planet dari tata surya. IAU sempat mengganti istilah planet kerdil
dengan plutoi, tapi urung menggunakannya.
Tidak seperti Pluto yang cenderung bulat, Haumea memiliki
bentuk lonjong seperti telur. Para astronom menduga bentuk tersebut disebakan
rotasinya yang relative cepat akibat tumpukan objek lainnya dimasa lalu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar